Selasa, 15 Februari 2011

materi kelas 9 Membuat dan mengirim Email

Dalam email marketing, salah satu ukuran penting kalau email marketing anda berhasil adalah tingginya tingkat keterbacaan email yang anda kirimkan. Untuk itu, mengemas email secara baik menjadi keharusan bagi anda para pebisnis internet.

Apalagi kalau email yang anda kirimkan bukan hanya untuk satu dua orang, tapi ke banyak penerima sekaligus. Menjadi kurang memuaskan hasilnya kalau email yang sudah anda kirimkan ternyata tidak sampai ke email penerima. Akibatnya apa? Ya sudah pasti pesan yang ingin anda sampaikan tidak sampai.

Lalu bagaimana caranya? Apa yang harus anda lakukan agar email anda pasti terkirim ke hampir seluruh penerima email dengan aman?

Yang anda perlu usahakan pertama adalah pastikan email yang anda masuk ke folder inbox, dan bukan kotak spam. Kebanyakan orang, jarang membuka email yang masuk ke kotak spam. Sebagian orang juga akan langsung menghapus email yang masuk ke sana.

Untuk itu, mintalah kepada setiap orang yang akan anda kirimi email agar memasukkan alamat email yang anda gunakan untuk mengirim email, ke dalam daftar kontak email. Contoh, bila anda berlangganan newsletter Joko Susilo, anda masukkan alamat email “cs(at)formulabisnis.com” ke dalam daftar kontak anda. Misalnya anda beri nama Blog Joko Susilo. Maka, setiap anda menerima email kiriman dari saya, kemungkinan besar akan masuk ke dalam folder inbox.

Kedua, setiap mengirimkan email, pastikan anda beri judul. Mungkin saja, saat anda sedang sibuk-sibuknya sampai terlupa memberikan subject/judul pada email yang anda kirim. Ingat baik-baik! Sangat baik, jika anda mengisi email secara urut, dari alamat email yang dituju, subject email, sampai isi email. Mengirim email dengan tata cara yang urut bisa mencegah anda terlupa mengisi subject email.

Dalam memberikan subject/judul email pun saya tekankan agar tidak terdiri dari satu kata saja. Semisal umpamanya, anda tuliskan subject “Hai” saja atau “Halo” saja. Selain tingkat keterbacaannya rendah, filter (penyaring) spam pada email mudah menganggap email yang bersubject pendek tergolong spam, sehingga akan mereka masukkan pada kotak spam.

Ketiga, jangan gunakan HURUF BESAR. Baik di judul email maupun tubuh email, HINDARI menuliskannya dengan HURUF BESAR. Selain secara etis, di internet, huruf besar dianggap tak sopan karena diidentikkan seperti orang yang sedang berteriak, filter spam pada email pun sangat besar kemungkinannya memasukkannya ke keranjang spam.

Keempat, hindari mengirimkan attachment dalam email. Email yang berisi lampiran atau attachment, termasuk yang mendapat perhatian ekstra dari filter spam email. Pada beberapa filter email, lampiran tersebut akan dihilangkan, bahkan terkadang dengan keseluruhan email. Dengan kata lain, email anda tidak sampai pada penerima.

Itulah empat cara membuat email anda masuk ke email penerima secara aman. ACTION-kan dalam email-email anda berikutnya. Bagi yang belum tahu, silakan baca juga Cara Membuat Email Jawaban Otomatis di Yahoo Mail dan Gmail dan tips menulis email bisnis dari Mas Lutfi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar